Kamis, 22 November 2012

Pemberitahuan Istighosah Rutin triwulan

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Diberitahukan dengan hormat kepada segenap Dewan Guru, Komite/Pengururs Madrasah dan Wali Murid MI NU Sunan Ampel 1 Wonorejo Kec. Maron Kab. Probolinggo bahwa untuk istghosah triwulan yang biasanya dilaksanakan akhir bulan Nopember sehubungan kesibukan Lembaga di tunda insyaaalh akan dilaksanakan bulan Januari 2013 sekaligus Peringatan Maulid Nabi.

Demikian Pemberitahuan ini harap dimaklumi.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Panitia Pelaksana.

Kamis, 04 Oktober 2012

Sertifikasi Akta Wakaf Madrasah


Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Dengan hormat di sampaikan, Sehubungan dengan permintaan dari Mapenda Kab. Probolinggo  perihal pendataan Sertifikasi Akta Wakaf, berikut kami posting format Usulan Sertifikasi Akta Wakaf dan formatnya dapat di dowload disini
wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Selasa, 31 Januari 2012

Pendataan Calon Peserta Sertifikasi Guru RA/Madrasah Tahun 2012


Pendataan calon peserta sertifikasi guru madrasah dalam jabatan 2012 dilingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur telah dibuka,  Calon Peserta dapat melakukan pendaftaran melalui Mapenda Kab./Kota dengan ketentuan sebagai berikut:
Syarat Umum
  1. Berstatus sebagai GURU TETAP pada Raudlatul/Bustanul/Tarbiyatul Athfal atau pada Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah atau Madrasah Aliyah;
  2. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK);
  3. BELUM PERNAH MENJADI PESERTA SERTIFIKASI (LULUS ataupun TIDAK LULUS) baik melalui jalur Penilaian Portofolio/PLPG maupun jalur Pendidikan Profesi, baik melalui Kantor  Kementerian Agama (Kemenag) maupun melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota (Diknas).
  4. Belum tercantum dalam Long List (Daftar Urut Prioritas) Sementara Peserta Sertifikasi Guru RA/Madrasah tahun 2012;
  5. Pada 30 Desember 2012 berusia maksimal 58 tahun.
Syarat Khusus:
Guru yang berijazah minimal S-1/D-IV:
  1. menjadi guru minimal sejak 29 Desember 2005 sampai sekarang secara terus-menerus; atau
  2. memiliki pengalaman kerja sebagai guru minimal 7 (tujuh) tahun pada 29 Desember 2012 secara akumulatif;
Guru yang berijazah SLTA/Diploma:
  1. pada 1 Januari 2012 berusia minimal 50 tahun dan telah menjadi guru sejak 1 Januari 1992 sampai sekarang secara terus menerus; atau
  2. pada 1 januari 2012 berusia minimal 50 tahun dan memiliki pengalaman kerja sebagai guru minimal 20 (dua puluh) tahun pada 1 Januari 2012 secara akumulatif; atau
  3. memiliki golongan minimal IV/a;
Mekanisme Pendataan :
  1. Pendataan diperuntukkan bagi guru kelas, guru mata pelajaran, dan guru bimbingan konseling di madrasah yang memenuhi syarat dan namanya belum tercantum dalam Daftar Urut Prioritas (DUP/Longlist) tahun 2012 dan diusulkan melalui Kanwil Kemenag Jatim sesuai aplikasi yang telah dikirimkan oleh Kanwil;
  2. Bagi guru yang namanya sudah tercantum dalam Daftar Urut Prioritas (DUP/Longlist) sementara tahun 2012 ( DOWNLOAD DISNI ), Mapenda Kab./Kota agar memverifikasi kembali data DUP tersebut sesuai pedoman yang berlaku (peserta dalam longlist tersebut juga harus mengisi formulir agar datanya dapat dimasukkan kedalam aplikasi) dan diusulkan melalui Kanwil Kemenag Jatim sesuai aplikasi yang telah dikirimkan oleh Kanwil;
  3. Bagi guru yang sudah tercantum dalam Daftar Urut Prioritas (DUP/Longlist) Mapel Umum tahun 2011 agar didaftar ulang lagi.;
  4. Pendataan mengacu kepada Pedoman yang berlaku;
  5. Pendataan pada masing-masing Kab./Kota berakhir pada tanggal 28 Februari 2012;
  6. Data yang tidak lengkap dan tidak benar ( tidak memenuhi persayaratan umum dan khusus ) akan dihapus dan tidak dikirim ke Direktorat Pendidikan Madrasah Pusat, untuk itu sebelum data dari Mapenda Kab./Kota dikirimkan ke Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, agar diumumkan terlebih dahulu di masing-masing Kab./Kota.

Minggu, 29 Januari 2012

FORM BOS 2012

Ada pekerjaan baru untuk Kepala Madrasah. Dalam tahun anggaran 2012 penerima BOS harus ada NISN. bagi siswa yang belum punya NISN harap segera di urus adapun FORM BOS 2012 dapat di download disini.
selamat bekerja .....!!!

Selasa, 06 Desember 2011

Panduan Emis 2011

Sebelum kita menjalankan aplikasi emis, disarankan komputer anda sudah terinstal aplikasi Mozilla Firefox, Google Chroom, Internet Explore dan lain-lain. Namun kami sarankan anda menggunakan aplikasi Mozilla Firefox karena compatible dengan aplikasi emis ini.

Langsung saja
1.Isi address bar : http://emispendis.kemenag.go.id/
2.Pilih dan klik SIMDAT MADRASAH DAN PONTERN
3.Isikan seperti gambar dibawah ini :
Untuk nama pengguna pilih : Manager Mapenda_PAIS
Password: tanya ke KKMI setempat
4.Pada halaman berikutnya “ PENGATURAN “ untuk sementara, halaman ini lewati saja dengan langsung tekan tombol “ Simpan”
5.Pada menu disamping pilih “ aplikasi ”
6.Pilih nama lembaga yang akan di entri
7.Pada tabel, bagi lembaga yang sudah ada klik “ ubah” bagi yang belum tekan “ + “ yang terdapat di pojok kiri bawah.

Selamat bekerja
“ kalau belum bisa silahkan hubungi MI NU Sunan Ampel 1 Wonorejo “

Cara Kirim email Via Outlook

berikut cara kirim email via outlook :

isikan data seperti dibawah ini username dan email address ganti dengan username dan email address anda :
Name: hasyim
Email Address: hasyim@domain.com
Tab Servers
Incoming mail server is a POP3 server

Mail yahoo :
POP3: pop.mail.yahoo.com
SMTP: smtp.mail.yahoo.com

Mail gmail :
POP3: pop.gmail.com
SMTP: smtp.gmail.com

Account Name: hasyim@domain.com
Password: emailpassword
Remember Password: Yes
My server requires authentication: Yes

Selasa, 02 Agustus 2011

PELAKSANAAN AKREDITASI

Alhamdulillah pelaksanaan akreditasi telah selesai dilaksanakan beberapa hari yang lalu dan sebelumnya mohon maaf kepada pembaca yang budiman karena kami tidak langsung memposting berita kami berkaitan dengan akreditasi ini, karena disibukkan dengan kegiatan lain.

oke.!!! pada kesempatan ini saya akan laporkan kegiatan akreditasi yang dilaksanakan tanggal 28 Juli 2011 dimana acara tersebut sukses, dalam sambutannya kepala Madrasah meyambut baik kegiatan ini dan karena hal ini merupakan salah satu bentuk evaluasi bagi lembaga sehingga apa yang menjadi kekurangan dalam hal penataan Madrasah dapat diketahui.

karena hari ini bulan suci Ramadlan maka segenap guru dan karyawan Madrasah Ibtidaiyah NU Sunan Ampel I Wonorejo mengucapkan " Selamat Menunaikan Ibadah Puasa  semoga amal ibadah kita di terima oleh Allah SWT. "

Jumat, 24 Juni 2011

Haflatul Imtihan Berjalan Dengan Sukses

Pelaksanaan Haflatul Imtihan yang dilaksanakan selama 2 malam  yakni tanggal 20 s.d 21 Juni 2011  berjalan dengan sukses.

 Walaupun kegiatan yang sangat bersejarah bagi siswa yang telah lulus ini di selenggarakan disela-sela persiapan Akreditasi,  namun kegiatan ini sangat meriah berkat dukungan masyarakat dan wali murid.

Kegiatan Haflatul Imtihan kali ini beda dengan kegiatan Haflatul Imtihan sebelumnya dimana kepanitiaan pada kali ini keseluruhan adalah diambil dari Komite, Tokoh Masyarakat dan Wali Murid.


Rabu, 18 Mei 2011

Mengapa Di Indonesia Mengemudi Di Jalur Kiri


Mengapa kita (orang Indonesia) berkendara di lajur kiri jalan? Sebelum saya jawab, perlu anda ketahui bahwa di dunia terdapat dua aturan/standar dalam berkendara yaitu left-driving countries dan right-driving countries.


Perhatikan, jangan sampai kebolak-balik !
Left-driving countries adalah negara yang warga negaranya menggunakan lajur kiri jalan untuk berkendara, sehingga posisi setir/kemudi pada mobil ada disebelah kanan.Contoh paling gampang adalah yang berlaku di Indonesia. Negara lainnya yang menganut sistem yang sama adalah UK, Jepang, Australia, India, Singapura,Malaysia dll.


left-driving sign


Spoiler for setir di kanan:

Sebaliknya, right-driving countries adalah negara yang warga negaranya menggunakan lajur kanan jalan untuk berkendara, sehingga posisi setir/kemudi pada mobil ada disebelah kiri.Contoh : USA, mayoritas negara Eropa (kecuali UK), Cina,dll
Spoiler for right-driving sign:


setir dikiri:


right-driving sign

Dan ternyata... Indonesia tergolong minoritas di dunia dalam menggunakan lajur kiri jalan alias left-driving country. Dari data yang ada, hanya 75 negara (termasuk Indonesia) yang menganut left-driving, sedangkan yang menganut right-driving ada 165 negara. Berikut peta sebaran left vs right driving countries di dunia saat ini :


peta sebaran:


Begitu juga jika dilihat dari statistik populasi penduduk, maka 34% penduduk dunia berasal dari left-driving countries, sedangkan 66% sisanya berasal dari right-driving countries.

Mengapa Indonesia menjadi left-driving countries?Tidak ada sejarah yang jelas mengenai hal tersebut. Namun demikian TS mencoba menganalisisnya sebagai berikut :

Ada 2 faktor yang kemungkinan berpengaruh besar terhadap gaya berkendara orang Indonesia, yaitu :

  1. Mayoritas mobil yang ada di pasaran Indonesia adalah buatan Jepang yang notabene left-driving country...Mobil Eropa kurang laku di Indonesia..
  2. Posisi Indonesia "terjepit" oleh negara-negara commonwealth (persemakmuran) seperti Australia, Selandia Baru, Singapura, dan Malaysia yang jelas-jelas berkiblat pada UK yang menganut left-driving countries. Hal ini secara tidak langsung berpengaruh terhadap kebiasaan masyarakat dan politik dagang negara kita...

Pada tanggal 7 September 2009, Samoa (189.000 penduduk) menjadi negara pertama di dunia mengubah aturan dari right-driving menjadi left-driving. Samoa sebelumnya menganut right-driving sejak lama karena menjadi koloni Jerman pada awal abad ke-20, meskipun Samoa dikelola oleh Selandia Baru setelah Perang Dunia Pertama dan meraih kemerdekaan pada 1962. Perdana Menteri Tuilaepa Sailele Malielegaoi mengubah aturan untuk membuatnya lebih mudah untuk impor mobil murah dari Jepang, Australia dan Selandia Baru. ( sumber : artikel internet )

Sabtu, 14 Mei 2011

Guru, Wali Murid dan Komite Gelar Rapat Bersama Persiapan Haflatul Imtihan

Kamis malam jum’at dini hari Lembaga Pendidikan NU Sunan Ampel menggelar istighosah dan rapat pembentukan panitia haflatul Imtihan yang di hadiri oleh wali murid, Guru dan Komite Madrasah.

Haflatul Imtihan ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan setiap tahun di Halaman lembaga Pendidikan NU Sunan Ampel yang dilaksanakan pada tiap bulan juni/juli. Dalam haflatul imtihan ini diisi dengan serangkaian perlombaan antar siswa/i guna mengetahui kompetensi dan mengasah mental yang mereka pelajari selama belajar satu tahun. 

Berbagai lomba yang diselenggarakan oleh tim Guru, Panitia dan pihan lainnya yang turut andil dalam mensukseskan acara ini. Mulai dari lomba pidato, cerdas cermat, tilawatil-Qur’an, dll. yang diikuti oleh seluruh siswa/i .

Dari hasil rapat tersebut menentukan beberapa hal diantaranya memutuskan ketua panitia dari unsur wali murid sedangkan sekretaris dari Komite Madrasah dan pembantu umum seluruh guru di Lembaga Pendidikan NU Sunan Ampel, untuk tahun ini Haflatul imtihan di sepakati akan di laksanakan bulan juni .

Sabtu, 11 Desember 2010

KKM Ibtidaiyah Kec. Maron Gelar Tahun Baru Islam

Selasa, 08 Desember 2010 M. KKM Ibtidaiyah Kecamatan Maron menggelar  kegiatan Tahun Baru Islam 1432 H dan istighosah demi keselamatan bangsa.

Kegiatan tersebut diawali Pawai Obor yang diikuti ribuan siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah se-wilayah Kecamatan Maron start Pasar Maron - Masjid Jami' Sabilul Muttaqin. berbagai atraksi mulai hadrah/drumband serta atribut bernuansa padang pasir memeriahkan pawai tersebut, seperti MI dari Kedungsari Kecamatan Maron dengan Unta raksasa yang di tunggangi oleh siswa.

Acara ini juga dihadiri Kasubag Kemenag  Drs. Miftahurrahman, Kasi Mapenda Drs. Taufik, Ma'arif Kec. Maron Drs. H.Hamid,MM, PPAI Kec. Maron Siti Aminah, S.Ag., M.Pd dan tokoh Masyarakat sewilayah Kec. Maron.

 Menurut  Kholid Mustofa,M.Pd. selaku Ketua KKM Ibtidaiyah,"kegiatan Tahun Baru Islam ini  harus dilestarikan/dibudayakan karena hal ini merupakan momen paling penting bagi kita sebagai Umat Islam dan Agama mayoritas di Indonesia sebagai  ajang  untuk introspeksi diri,"  sebagai Ketua Panitia Arif Masyhuri menambahkan," kegiatan ini salah satu bentuk ikatan Ukhuwah islammiyah dan menunjukkan kepada masyarakat inilah tahun baru ki

Jumat, 29 Oktober 2010

DATA NUPTK PEGAWAI

NAMA ST_VERSION PEG_NUPTK
AGUS PRAMONO 2=DITERIMA 6151762664200003
BAMBANG SUNGKONO 2=DITERIMA 3350761662200003
HOLIS RAHMAT S 2=DITERIMA 7837760663200002
HOMSATUN HASANAH 2=DITERIMA 5743761661300002
IMAM GHOZALI 2=DITERIMA 8037754655200003
MOH. NUR ASPIYE 2=DITERIMA 3234764667200003
MUKSID 2=DITERIMA 5547762664200023
NUR LAILATUL QOMARIAH 2=DITERIMA 5347759660300013
RAHMAT YAHYA 2=DITERIMA 7242763664200003
RUSYADI 2=DITERIMA 6435745649200002
SAI 3=DITUNDA  
YATI KURNIA NINGRUM 2=DITERIMA 8447758659300012
YAYUK DWI SUSANTI 2=DITERIMA 5449765666300003

Kamis, 14 Oktober 2010

KEGIATAN ISTIGHOSAH RUTIN

Salah satu wujud amaliyah serta mendekatkan diri pada sang pencipta lembaga Pendidikan NU Sunan Ampel Wonorejo Kec. Maron Kab. Probolinggo melaksanakan istighosat rutin, kegiatan ini dilaksanakan rutin tiap Senin malam Selasa, selain pembacaan yasin dan istighosat yang melibatkan Guru, kepala, staf sekolah beserta pengurus Madrasah, acara ini juga bertujuan untuk menjalin ukhuwah islamiyah khususnya diantara Kepala, Guru, staf beserta pengurus Madrasah.

Pada acara istighosah ini pembacaan istighosah di khususkan kepada almarhum almarhumah para pendiri serta penggagas berdirinya Madrasah dan juga perkembangan serta kelancaran belajar siswa.

Info-info terkini seputar madrasah serta target dalam perspektif pembangunan madrasah kedepan merupakan tema utama dalam pembicaraan di sela-sela kegiatan istighosah.

Dalam kegiatan ini tidak hanya di aula madrasah yang menjadi tempat kegiatan terkadang rumah kepala Madrasah dan bahkan dirumah guru maupun pengurus sesuai permintaan, dengan ketentuan acara tetap dilaksanakan pada Senin malam Selasa.( mhmpro.info )



Selasa, 12 Oktober 2010

VISI DAN MISI MI NU SUNAN AMPEL 1

VISI

Mewujudkan lembaga pendidikan bernuansa Islam,
berwawasan kebangsaan dan berorientasi masa depan

MISI
1. Meningkatkan pemberdayaan semua komponen Madrasah.
2. Meningkatkan kecerdasan spritual dan akhlaq mulia
3. Meningkatkan kecerdasan interlektual dan skill Meningkatkan
4. Kecerdasan kedisiplinan dan semangat beramal

Minggu, 08 Agustus 2010

SAMBUTAN KEPALA MADRASAH

Assalamu’alikum Wr. Wb.

Tiada kata yang lebih indah kecuali ungkap rasa syukur kita kepada Allah swt. Tuhan semesta alam yang memberikan rahmat-Nya sehingga website ini dapat terbangun.

Website sederhana  yang sedang anda simak ini, merupakan sebuah karya yang mencoba memberi gambaran kepada pembaca yang budiman untuk mengetahui perjalanan sebuah madrasah dari kondisi tidak diminati masyarakat sampai menjadi madrasah pilihan umat.

Perjalanan sebuah lembaga pendidikan untuk menuju puncak kejayaannya tidak terlepas dari usaha keras guru, karyawan, orang tua dan pimpinan sekolah. Dari masa perintis, pendobrak, dan pengisi terus menggelinding tanpa ada yang mampu menahannya.

Memberikan yang terbaik tentunya tidak sekedar berjalan di tempat, tetapi diperlukan langkah-langkah untuk berani berinisiatif dan melakukan berbagai inovasi serta menanggung segala resiko pembaharuan tersebut. Akhirnya kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua yang mendukung terbitnya website ini.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb..

MENGENAL KEMATANGAN EMOSI ANAK

Menurut Hurlock (1990), individu yang dikatakan matang emosinya yaitu:
  1. Dapat melakukan kontrol diri yang bisa diterima secara sosial. Individu yang emosinya matang mampu mengontrol ekspresi emosi yang tidak dapat diterima secara sosial atau membebaskan diri dari energi fisik dan mental yang tertahan dengan cara yang dapat diterima secara sosial
  2. Pemahaman diri. Individu yang matang, belajar memahami seberapa banyak kontrol yang dibutuhkannya untuk memuaskan kebutuhannya dan sesuai dengan harapan masyarakat
  3. Menggunakan kemampuan kritis mental. Individu yang matang berusaha menilai situasi secara kritis sebelum meresponnya, kemudian memutuskan bagaimana cara bereaksi terhadap situasi tersebut.
 Kematangan emosi (Wolman dalam Puspitasari, 2002) dapat didefinisikan sebagai kondisi yang ditandai oleh perkembangan emosi dan pemunculan perilaku yang tepat sesuai dengan usia dewasa dari pada bertingkahlaku seperti anak-anak. Semakin bertambah usia individu diharapkan dapat melihat segala sesuatunya secara obyektif, mampu membedakan perasaan dan kenyataan, serta bertindak atas dasar fakta dari pada perasaan.
 
Menurut Kartono (1988) kematangan emosi sebagai kedewasaan dari segi emosional dalam artian individu tidak lagi terombang ambing oleh motif kekanak- kanakan. Chaplin (2001) menambahkan emosional maturity adalah suatu keadaan atau kondisi mencapai tingkat kedewasaan dari perkembangan emosi dan karena itu pribadi yang bersangkutan tidak lagi menampilkan pola emosional yang tidak pantas.
 
Menurut pandangan Skinner (1977) esensi kematangan emosi melibatkan kontrol emosi yang berarti bahwa seseorang mampu memelihara perasaannya, dapat meredam emosinya, meredam balas dendam dalam kegelisahannya, tidak dapat mengubah moodnya, tidak mudah berubah pendirian. Kematangan emosi juga dapat dikatakan sebagai proses belajar untuk mengembangkan cinta secara sempurna dan luas dimana hal itu menjadikan reaksi pilihan individu sehingga secara otomatis dapat mengubah emosi-emosi yang ada dalam diri manusia (Hwarmstrong, 2005).
 
 Karakteristik Kematangan Emosi
 Menurut Feinberg (2004) ada beberapa karakteristik atau tanda mengenai kematangan emosi seseorang yaitu kemampuan seseorang untuk dapat menerima dirinya sendiri, menghargai orang lain, menerima tanggung jawab, percaya pada diri sendiri, sabar dan mempunyai rasa humor. Hal ini diuraikan di bawah ini:
 
Mampu menerima dirinya sendiri
 Seseorang yang mempunyai pandangan atau penilaian baik terhadap kekuatan dan kelemahannya. Mampu melihat dan menilai dirinya secara obyektif dan realitis. Individu dapat menggunakan kelebihan dan bakatnya secara efektif, dan bebas dari frustrasi- frustrasi yang biasa timbul karena keinginan untuk mencapai sesuatu yang sesungguhnya tidak ada dalam dirinya. Orang yang dewasa mengenal dirinya sendiri dengan lebih baik, dan senantiasa berusaha untuk menjadi lebih baik. Individu tidak menginginkan untuk menandingi orang lain, melainkan berusaha mengembangkan dirinya sendiri.
 
Menghargai orang lain
 Seseorang yang bisa menerima keadaan orang lain yang berbeda-beda. Individu dikatakan dewasa jika mampu menghargai perbedaan, dan tidak mencoba membentuk orang lain berdasarkan citra dirinya sendiri. Ini bukan berarti bahwa orang yang matang itu berhati lemah, karena jika kelemahan- kelemahan yang ada dalam diri seseorang itu sudah sedemikian mengganggu tujuan secara keseluruhan, maka tidak segan untuk menghentikannya. Ukuran yang paling tepat dan adil dalam hubungan dengan orang lain bahwa kita menghormati orang lain, dan ketidakinginan untuk memperalat atau memanipulasi orang lain.
 
Menerima tanggung jawab
 Orang yang tidak dewasa akan menyesali nasib buruknya. Bahkan, akan berpendapat bahwa nasib buruk itu disebabkan oleh orang lain. Sedangkan orang yang sudah dewasa mengenal dan menerima tanggung jawab dan pembatasan-pembatasan situasi dimana orang tersebut berbuat dan berada. Tanggung jawab adalah perasaan bahwa seseorang itu secara individu bertanggung jawab atas semua kegiatan, atau suatu dorongan untuk berbuat dan menyelesaikan apa yang harus dan patut diperbuat dan diselesaikan. Mempercayakan nasib baik pada orang lain untuk memecahkan persoalan diri sendiri adalah tanda ketidakdewasaan. Perasaan aman dan bahagia akan dapat dicapai dengan memimiliki kepercayaan dalam tanggung jawab atas kehidupan sendiri. d. Percaya pada diri sendiri
 
Seseorang yang matang dapat menyambut dengan baik partisipasi dari orang lain, meski itu menyangkut pengambilan suatu keputusan, karena percaya pada dirinya sendiri dapat memperoleh kepuasaan sehingga memperoleh perasaan bangga, bersama dengan kesadaran tanggung jawabnya. Seseorang yang dewasa belajar memperoleh suatu perasaan kepuasaan untuk mengembangkan potensi orang lain.
 
Sabar
 Seseorang yang dewasa belajar untuk menerima kenyataan, bahwa untuk beberapa persoalan memang tidak ada penyelesaian dan pemecahan yang mudah, tidak akan menelan begitu saja saran yang pertama, akan menghargai fakta- fakta dan sabar dalam mengumpulkan informasi sebelum memberikan saran bagi suatu pemecahan masalah. Bukan saja sabar, tetapi juga mengetahui bahwa adalah lebih baik mempunyai lebih dari satu rencana penyelesaian.
 
Mempunyai rasa humor
 Orang yang dewasa berpendapat bahwa tertawa it u sehat tetapi tidak akan menertawakan atau merugikan atau melukai perasaan orang lain. Seseorang juga tidak akan tertawa jika humor itu membuat orang lain jadi tampak bodoh. Humor semestinya merupakan bagian dari emosi yang sehat, yang memunculkan senyuman hangat dan pancaran yang manis. Perasaan humor menyatakan sikap seseorang terhadap orang lain. Orang yang dewasa menggunakan humor sebagai alat melicinkan ketegangan, bukan pemukul orang lain.
 
Pendapat Skinner (1977) menyatakan bahwa ciri-ciri individu dengan kematangan emosi, meliputi: 1). kemampuan untuk mempergunakan dan menikmati kekayaan maupun keragaman sumber-sumber emosi yang dimilikinya; 2). menyadari potensi dirinya dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi dirinya tersebut; 3). kemampuan untuk mencintai baik pada diri sendiri maupun pada orang lain; 4). kemampuan untuk menerima kesedihan, ketika berhadapan dengan situasi yang mengancam yang dapat merangsang timbulnya rasa marah; 5). kemampuan untuk menunjukkan rasa takut yang timbul saat menghadapi sesuatu yang menakutkan, tanpa berpura-pura memakai “topeng” keberanian.
 
 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kematangan Emosi
 Beberapa ahli psikologi menyebutkan adanya beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan kematangan emosi seseorang (Astuti, 2005), yaitu:
 
Pola asuh orangtua
 Keluarga merupakan lembaga pertama dan utama dalam kehidupan anak, tempat belajar dan menyatakan diri sebagai mahluk sosial, karena keluarga merupakan kelompok sosial yang pertama tempat anak dapat berinteraksi. Dari pengalamannya berinteraksi di dalam keluarga ini akan menentukan pula pola perilaku anak tehadap orang lain dalam lingkungannya. Dalam pembentukan kepribadian seorang anak, keluarga mempunyai pengaruh yang besar. Banyak faktor dalam keluarga yang ikut berpengaruh dalam perkembangan kepribadian seorang anak, salah satu faktor tersebut adalah pola asuh orangtua (Tarmudji, 2001).
 
Pengasuhan ini berarti orangtua mendidik, membimbing, dan mendis iplinkan serta melindungi anak sesuai dengan norma-norma yang ada dalam masyarakat (Tarmudji, 2001). Dimana suatu tugas tersebut berkaitan dengan mengarahkan anak menjadi mandiri di masa dewasanya baik secara fisik maupun psikologis (Andayani dan Koentjoro, 2004).
 
Menurut Goleman (2002) cara orang tua memperlakukan anak-anaknya akan memberikan akibat yang mendalam dan permanen pada kehidupan anak. Goleman (2002) juga menemukan bahwa pasangan yang secara emosional lebih terampil merupakan pasangan yang paling berhasil dalam membantu anak-anak mereka mengalami perubahan emosi. Pendidikan emosi ini dimulai pada saat-saat paling awal dalam rentang kehidupan manusia, yaitu pada masa bayi.
 
Idealnya orangtua akan mengambil bagian dalam pendewasaan anak-anak karena dari kedua orangtua anak akan belajar mandiri melalui proses belajar sosial dengan modelling (Andayani dan Koentjoro, 2004).
 
Pengalaman traumatik
 Kejadian-kejadian traumatis masa lalu dapat mempengaruhi perkembangan emosi seseorang, dampaknya jejak rasa takut dan sikap terlalu waspada yang ditimbulkan dapat berlangsung seumur hidup. Kejadian-kejadian traumatis tersebut dapat bersumber dari lingkungan keluarga ataupun lingkungan di luar keluarga (Astuti, 2005).
 
Temperamen
 Temperamen dapat didefinisikan sebagai suasana hati yang mencirikan kehidupan emosional kita. Hingga tahap tertentu masing- masing individu memiliki kisaran emosi sendiri-sendiri, temperamen merupakan bawaan sejak lahir, dan merupakan bagian dari genetik yang mempunyai kekuatan hebat dalam rentang kehidupan manusia (Astuti, 2005).
 
Jenis kelamin
 Perbedaan jenis kelamin memiliki pengaruh yang berkaitan dengan adanya perbedaan hormonal antara laki- laki dan perempuan, peran jenis maupun tuntutan sosial yang berpengaruh pula terhadap adanya perbedaan karakteristik emosi diantara keduanya (Astuti, 2005).
 
Usia
 Perkembangan kematangan emosi yang dimiliki seseorang sejalan dengan pertambahan usianya. Hal ini dikarenakan kematangan emosi dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan dan kematangan fisiologis seseorang. Ketika usia semakin tua, kadar hormonal dalam tubuh turut berkurang, sehingga mengakibatkan penurunan pengaruhnya terhadap kondisi emosi (Moloney, dalam Puspitasari Nuryoto 2001). Namun demikian, dalam hal ini tidak menutup kemungkinan seseorang yang sudah tua, kondisi emosinya masih seperti orang muda yang cenderung meledak- ledak. Hal tersebut dapat diakibatkan karena adanya kelainan- kelainan di dalam tubuhnya, khususnya kelainan anggota fisik. Kelainan yang tersebut dapat terjadi akibat dari pengaruh makanan yang banyak merangsang terbentuknya kadar hormonal. (Sumber: artikel Psikologi).
 

CARA JITU MEMBUAT ANAK MENJADI PANDAI

Penulis rubik khusus pendidikan, Korey Capozza, menyarankan sembilan cara untuk membina dan meningkatkan IQ (intelligence quotient ) anak.

Belajar Musik
Ini merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan pembelajaran otak kanan dengan santai dan mudah. Menurut hasil penelitian Universitas Toronto, pelajaran musik dapat meningkatkan intelligence quotient dan prestasi sekolah seorang anak. Bahkan semakin lama dipelajari, hasilnya semakin jelas.

Beri minum Air Susu Ibu
Banyak penelitian ilmiah membuktikan bahwa air susu ibu (ASI) selain menyediakan berbagai macam zat gizi, juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan intelegensi bayi. Seorang bayi yang mengonsumsi ASI selama sembilan bulan secara nyata lebih pandai dari pada seorang bayi yang hanya mengonsumsi ASI selama satu bulan.

Tingkatkan kesehatan
Tim peneliti dari University of Illinois telah membuktikan hubungan antara kesehatan dan pelajaran anak di sekolah. Penelitian dari Oppenheimer Funds malah menunjukkan bahwa olah raga berkelompok bukan saja meningkatkan rasa percaya diri, membangun spirit kebersamaan, bahkan dapat memupuk kecakapan memimpin. Delapan puluh satu persen dari para direktris perusahaan pada saat masih kecil, semuanya pernah bergabung dalam suatu kegiatan organisasi.

Permainan
Memang ada banyak games yang bisa membuat pemainnya menjadi brutal, nyentrik ataupun malas berpikir. Namun juga ada sejumlah games yang dapat meningkatkan spirit bersosial, kreativitas dan inspirasi, bahkan ada yang dapat melatih anak untuk berpikir dengan bijaksana serta melatih kemampuan membuat rencana. Penelitian di University of Rochester juga menemukan bahwa anak kecil yang bermain games lebih berkemampuan dalam menemukan petunjuk rasa visual dalam belajar.

Menolak junk food
Kurangi mengonsumsi makanan berkadar gula tinggi, berpantang berbagai makanan berlemak tinggi dan junk food yang lain. Sebaliknya, banyaklah mengonsumsi makanan sehat bergizi tinggi, ini akan meningkatkan perkembangan intelegensi dan motorik anak, terutama bagi bayi yang belum genap dua tahun, hal ini sangat penting. Misalnya, seorang anak harus mengonsumsi sejumlah zat besi untuk membantu pertumbuhan otak. Kalau kurang jumlahnya, penghantaran impuls syaraf akan melemah.

Memupuk rasa ingin tahu
Para pakar mengungkap, ketika orang tua mendorong anak untuk mempunyai pemikiran sendiri, sesungguhnya adalah sedang meng-arahkan mereka pada pentingnya menuntut pengetahuan. Menaruh perhatian yang besar terhadap minat anak, mengenalkan dan mengajarkan ketrampilan baru kepada mereka pada setiap ada kesempatan mendidik di luar rumah, semua ini merupakan cara yang baik sekali guna memupuk dambaan anak untuk menuntut pengetahuan.

Membaca
Sejalan dengan kemajuan teknologi, banyak orang yang mengabaikan pentingnya membaca. Membaca merupakan cara meningkatkan intelligence quotient seseorang yang paling langsung dan efektif. Membacakan cerita untuk anak, menjadi anggota perpustakaan dan menambah koleksi buku bacaan semuanya merupakan cara yang baik untuk memupuk minat membaca seorang anak.

Makan pagi
Pepatah yang mengatakan burung yang bangun pagi akan mendapatkan makanan bukanlah tanpa dasar. Jauh sejak 1970, penelitian ilmiah menemukan seorang anak yang sarapan pada pagi hari memiliki ingatan yang lebih baik, lebih mampu berkonsentrasi dan juga mampu belajar lebih cepat. Dari pada sama sekali tidak makan pagi, makanlah sepotong kue atau minum segelas susu, hal ini akan sangat membantu dalam belajar.

Bermain permainan pengasah otak
Bermain catur, teka-teki silang atau permainan lain dapat merangsang intelegensi. Games Sudoku malah dapat memupuk cara berpikir yang bijaksana dan memupuk kemampuan memecahkan masalah.

Selain hal-hal di atas, pada saat seorang anak masih sangat muda harus sering diajak bercengkrama, mintalah anak mengingat perbendaharaan kata yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari ataupun mintalah anak menghafal, semua ini merupakan jurus piawai untuk membantu anak memupuk intelligence quotient.

Para pakar menyatakan, “Matikan tv, mintalah anak keluar rumah, mendekatkan diri dengan alam dan mengolah tubuh, merupakan salah satu metode terbaik untuk melatih anak menjadi pandai cekatan dan bertubuh sehat.” (Sumber artikel Psikologi).